Perbedaan Jantan Dan Betina Burung Pleci Malang

Perbedaan Jantan dan Betina Burung Pleci Malang

Burung pleci malang (Zosterops palpebrosus) adalah salah satu jenis burung kicau yang populer di Indonesia. Burung ini memiliki suara kicau yang merdu dan penampilan yang menarik. Pleci malang jantan dan betina memiliki beberapa perbedaan fisik yang dapat digunakan untuk membedakannya.

1. Ukuran Tubuh

Burung pleci malang jantan umumnya memiliki ukuran tubuh yang lebih besar daripada betina. Panjang tubuh pleci malang jantan sekitar 11-12 cm, sedangkan betina sekitar 10-11 cm.

2. Berat Badan

Pleci malang jantan juga umumnya memiliki berat badan yang lebih berat daripada betina. Berat badan pleci malang jantan sekitar 11-13 gram, sedangkan betina sekitar 9-11 gram.

3. Warna Bulu

Warna bulu pleci malang jantan dan betina sedikit berbeda. Pleci malang jantan memiliki warna bulu yang lebih cerah dan lebih mencolok daripada betina. Bulu pleci malang jantan umumnya berwarna hijau zaitun dengan garis-garis hitam di bagian punggung. Sedangkan betina berwarna hijau zaitun dengan garis-garis coklat di bagian punggung.

4. Paruh

Paruh pleci malang jantan umumnya lebih panjang dan lebih tebal daripada betina. Paruh pleci malang jantan berwarna hitam, sedangkan betina berwarna coklat.

5. Kaki

Kaki pleci malang jantan umumnya lebih panjang dan lebih kuat daripada betina. Kaki pleci malang jantan berwarna hitam, sedangkan betina berwarna coklat.

6. Suara Kicau

Suara kicau pleci malang jantan umumnya lebih keras dan lebih merdu daripada betina. Pleci malang jantan dapat berkicau dengan berbagai macam variasi, sedangkan betina hanya dapat berkicau dengan beberapa variasi saja.

7. Perilaku

Pleci malang jantan umumnya lebih agresif dan lebih dominan daripada betina. Pleci malang jantan sering berkelahi dengan sesama jantan untuk memperebutkan wilayah atau pasangan. Sedangkan betina umumnya lebih jinak dan lebih penurut.

8. Masa Kawin

Pleci malang jantan dan betina umumnya kawin pada musim kawin, yang biasanya terjadi pada bulan September hingga Maret. Pleci malang jantan akan mencari pasangan dengan cara berkicau dan memamerkan bulu-bulunya. Setelah mendapatkan pasangan, pleci malang jantan dan betina akan membangun sarang bersama. Sarang pleci malang biasanya terbuat dari rumput, daun, dan ranting-ranting kecil.

9. Telur

Pleci malang betina biasanya bertelur sebanyak 2-3 butir. Telur pleci malang berwarna putih dengan bintik-bintik coklat. Pleci malang jantan dan betina akan mengerami telur secara bergantian selama sekitar 12-14 hari.

10. Anak Burung

Setelah menetas, anak burung pleci malang akan dirawat oleh kedua induknya. Anak burung pleci malang akan diberi makan berupa serangga kecil, buah-buahan, dan biji-bijian. Setelah sekitar 2-3 minggu, anak burung pleci malang akan mulai belajar terbang.

11. Umur

Pleci malang jantan dan betina umumnya memiliki umur yang sama, yaitu sekitar 5-10 tahun. Namun, ada beberapa pleci malang yang dapat hidup lebih lama, hingga mencapai usia 15 tahun.