Perbedaan Burung Pleci Jantan Dan Betina

Perbedaan Burung Pleci Jantan dan Betina

Burung pleci (Zosterops palpebrosus) adalah burung kecil yang umum ditemukan di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Burung ini dikenal dengan suaranya yang merdu dan kemampuannya untuk meniru suara burung lain. Pleci jantan dan betina memiliki beberapa perbedaan fisik dan perilaku yang dapat membantu membedakan keduanya.

Perbedaan Fisik

  • Ukuran: Burung pleci jantan umumnya lebih besar dari burung pleci betina. Panjang tubuh burung pleci jantan dapat mencapai 11-12 cm, sedangkan panjang tubuh burung pleci betina hanya sekitar 10-11 cm.
  • Berat: Burung pleci jantan juga lebih berat daripada burung pleci betina. Berat burung pleci jantan dapat mencapai 10-12 gram, sedangkan berat burung pleci betina hanya sekitar 8-10 gram.
  • Warna: Burung pleci jantan memiliki warna bulu yang lebih cerah dan lebih bervariasi daripada burung pleci betina. Bulu burung pleci jantan umumnya berwarna hijau zaitun di bagian atas dan kuning cerah di bagian bawah. Sedangkan bulu burung pleci betina umumnya berwarna hijau zaitun di bagian atas dan kuning pucat di bagian bawah.
  • Paruh: Paruh burung pleci jantan umumnya lebih panjang dan lebih kuat daripada paruh burung pleci betina. Paruh burung pleci jantan berwarna hitam, sedangkan paruh burung pleci betina berwarna coklat tua.
  • Mata: Mata burung pleci jantan umumnya lebih besar dan lebih bulat daripada mata burung pleci betina. Mata burung pleci jantan berwarna hitam, sedangkan mata burung pleci betina berwarna coklat tua.

Perbedaan Perilaku

  • Nyanyian: Burung pleci jantan memiliki suara yang lebih merdu dan lebih bervariasi daripada burung pleci betina. Burung pleci jantan sering berkicau untuk menarik perhatian burung pleci betina. Sedangkan burung pleci betina hanya berkicau sesekali.
  • Agresivitas: Burung pleci jantan umumnya lebih agresif daripada burung pleci betina. Burung pleci jantan sering berkelahi dengan burung pleci jantan lain untuk memperebutkan wilayah atau pasangan. Sedangkan burung pleci betina umumnya tidak agresif.
  • Perilaku kawin: Burung pleci jantan dan betina kawin dengan cara yang sama. Burung pleci jantan akan mengejar burung pleci betina dan mencoba untuk menarik perhatiannya dengan berkicau dan menari. Jika burung pleci betina tertarik, ia akan membiarkan burung pleci jantan kawin dengannya.
  • Perilaku mengerami telur: Burung pleci betina mengerami telur-telurnya sendiri. Burung pleci jantan tidak ikut mengerami telur. Burung pleci betina akan mengerami telur-telurnya selama sekitar 12-14 hari.
  • Perilaku merawat anak: Burung pleci jantan dan betina sama-sama merawat anak-anak mereka. Burung pleci jantan dan betina akan memberi makan anak-anak mereka dan mengajari mereka cara terbang dan mencari makan.

Kesimpulan

Burung pleci jantan dan betina memiliki beberapa perbedaan fisik dan perilaku yang dapat membantu membedakan keduanya. Perbedaan-perbedaan ini dapat digunakan untuk menentukan jenis kelamin burung pleci yang ingin dipelihara.