Murai Batu Lepas Trotol: Perawatan Dan Perkembangan

Murai Batu Lepas Trotol: Perawatan dan Perkembangan

Murai batu (Copsychus malabaricus) merupakan salah satu burung kicau yang populer di Indonesia. Burung ini dikenal dengan suara kicauannya yang merdu dan penampilannya yang menarik. Murai batu yang lepas trotol adalah murai batu yang baru saja menetas dari telurnya. Burung ini masih sangat kecil dan membutuhkan perawatan khusus agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

Perawatan Murai Batu Lepas Trotol

Perawatan murai batu lepas trotol harus dilakukan dengan hati-hati dan telaten. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam perawatan murai batu lepas trotol:

  1. Pemberian Makan

Murai batu lepas trotol harus diberi makan secara teratur. Makanan yang diberikan harus berupa makanan yang lembut dan mudah dicerna, seperti voer halus, bubur bayi, atau serangga kecil. Makanan harus diberikan dalam porsi kecil dan sering, yaitu sekitar 3-4 kali sehari.

  1. Pemberian Minum

Murai batu lepas trotol juga harus diberi minum secara teratur. Air minum harus selalu tersedia dalam wadah yang bersih. Air minum harus diganti setiap hari agar tetap segar dan bersih.

  1. Pemberian Tempat Tinggal

Murai batu lepas trotol harus diberi tempat tinggal yang nyaman dan aman. Tempat tinggal harus berupa sangkar yang cukup besar dan dilengkapi dengan tempat makan, tempat minum, dan tempat bertengger. Sangkar harus ditempatkan di tempat yang tenang dan tidak terkena sinar matahari langsung.

  1. Pemberian Kehangatan

Murai batu lepas trotol masih sangat rentan terhadap suhu dingin. Oleh karena itu, burung ini harus diberi kehangatan yang cukup. Kehangatan dapat diberikan dengan menggunakan lampu penghangat atau dengan menempatkan sangkar di tempat yang hangat.

  1. Pemberian Perawatan Kesehatan

Murai batu lepas trotol harus diberi perawatan kesehatan secara teratur. Perawatan kesehatan meliputi pemberian vaksin dan obat-obatan pencegahan penyakit. Burung ini juga harus diperiksakan ke dokter hewan secara berkala untuk memastikan kesehatannya.

Perkembangan Murai Batu Lepas Trotol

Murai batu lepas trotol akan tumbuh dan berkembang dengan baik jika perawatannya dilakukan dengan benar. Berikut ini adalah beberapa tahap perkembangan murai batu lepas trotol:

  1. Usia 0-1 Minggu

Pada usia 0-1 minggu, murai batu lepas trotol masih sangat kecil dan lemah. Burung ini belum dapat melihat dan mendengar dengan jelas. Makanan yang diberikan harus berupa makanan yang sangat lembut dan mudah dicerna.

  1. Usia 1-2 Minggu

Pada usia 1-2 minggu, murai batu lepas trotol mulai tumbuh bulu. Burung ini juga mulai dapat melihat dan mendengar dengan jelas. Makanan yang diberikan dapat berupa makanan yang lebih kasar, seperti voer halus atau bubur bayi.

  1. Usia 2-3 Minggu

Pada usia 2-3 minggu, murai batu lepas trotol mulai belajar terbang. Burung ini juga mulai belajar berkicau. Makanan yang diberikan dapat berupa makanan yang lebih bervariasi, seperti voer, serangga, dan buah-buahan.

  1. Usia 3-4 Minggu

Pada usia 3-4 minggu, murai batu lepas trotol sudah dapat terbang dengan baik. Burung ini juga sudah mulai berkicau dengan suara yang lebih keras. Makanan yang diberikan dapat berupa makanan yang lebih lengkap, seperti voer, serangga, buah-buahan, dan sayuran.

  1. Usia 4-5 Minggu

Pada usia 4-5 minggu, murai batu lepas trotol sudah dapat dipisahkan dari induknya. Burung ini sudah dapat hidup mandiri dan mencari makan sendiri. Makanan yang diberikan dapat berupa makanan yang sama dengan makanan yang diberikan pada murai batu dewasa.

Kesimpulan

Murai batu lepas trotol merupakan burung yang sangat rentan dan membutuhkan perawatan khusus agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Perawatan yang diberikan harus meliputi pemberian makan, pemberian minum, pemberian tempat tinggal, pemberian kehangatan, dan pemberian perawatan kesehatan. Jika perawatan dilakukan dengan benar, murai batu lepas trotol akan tumbuh menjadi burung yang sehat dan memiliki suara kicauan yang merdu.