Ciri-Ciri Murai Batu Betina: Panduan Lengkap Untuk Mengidentifikasi Jenis Kelamin Murai Batu

Ciri-Ciri Murai Batu Betina: Panduan Lengkap untuk Mengidentifikasi Jenis Kelamin Murai Batu

Murai batu (Copsychus malabaricus) adalah salah satu burung kicau yang populer di Indonesia. Burung ini dikenal karena suara kicauannya yang merdu dan penampilannya yang menarik. Namun, bagi sebagian orang, membedakan antara murai batu jantan dan betina bisa menjadi hal yang sulit.

Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap tentang ciri-ciri murai batu betina. Dengan memahami ciri-ciri ini, Anda dapat dengan mudah mengidentifikasi jenis kelamin murai batu dan membuat keputusan yang tepat saat memilih burung kicau untuk dipelihara.

1. Ukuran Tubuh

Secara umum, murai batu betina memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil dibandingkan dengan murai batu jantan. Panjang tubuh murai batu betina biasanya sekitar 18-20 cm, sedangkan panjang tubuh murai batu jantan bisa mencapai 22-24 cm.

2. Berat Badan

Berat badan murai batu betina juga lebih ringan dibandingkan dengan murai batu jantan. Berat badan murai batu betina biasanya sekitar 25-30 gram, sedangkan berat badan murai batu jantan bisa mencapai 35-40 gram.

3. Warna Bulu

Warna bulu murai batu betina cenderung lebih kusam dibandingkan dengan murai batu jantan. Bulu murai batu betina biasanya berwarna coklat tua atau hitam, dengan sedikit warna putih di bagian dada dan perut. Sedangkan bulu murai batu jantan biasanya berwarna hitam legam, dengan warna putih yang lebih mencolok di bagian dada dan perut.

4. Bentuk Kepala

Kepala murai batu betina cenderung lebih bulat dibandingkan dengan murai batu jantan. Jambul murai batu betina juga lebih pendek dan kurang menonjol dibandingkan dengan jambul murai batu jantan.

5. Paruh

Paruh murai batu betina biasanya lebih pendek dan lebih ramping dibandingkan dengan paruh murai batu jantan. Warna paruh murai batu betina juga cenderung lebih gelap dibandingkan dengan warna paruh murai batu jantan.

6. Kaki

Kaki murai batu betina biasanya lebih pendek dan lebih ramping dibandingkan dengan kaki murai batu jantan. Warna kaki murai batu betina juga cenderung lebih gelap dibandingkan dengan warna kaki murai batu jantan.

7. Suara Kicauan

Suara kicauan murai batu betina biasanya lebih pelan dan lebih lembut dibandingkan dengan suara kicauan murai batu jantan. Murai batu betina juga cenderung lebih jarang berkicau dibandingkan dengan murai batu jantan.

8. Perilaku

Murai batu betina biasanya lebih jinak dan lebih mudah dijinakkan dibandingkan dengan murai batu jantan. Murai batu betina juga cenderung lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan baru dibandingkan dengan murai batu jantan.

9. Harga

Harga murai batu betina biasanya lebih murah dibandingkan dengan harga murai batu jantan. Hal ini karena murai batu betina tidak memiliki kemampuan berkicau yang sama baiknya dengan murai batu jantan.

10. Masa Kawin

Murai batu betina biasanya memasuki masa kawin pada usia sekitar 1 tahun. Sedangkan murai batu jantan biasanya memasuki masa kawin pada usia sekitar 2 tahun.

11. Masa Bertelur

Murai batu betina biasanya bertelur sebanyak 2-4 butir telur dalam sekali bertelur. Telur murai batu berwarna putih dengan bintik-bintik coklat. Masa pengeraman telur murai batu berlangsung selama sekitar 12-14 hari.

12. Masa Menyusui

Murai batu betina biasanya menyusui anaknya selama sekitar 2-3 minggu. Setelah itu, anak murai batu akan mulai belajar terbang dan mencari makan sendiri.

13. Umur

Umur murai batu betina biasanya sekitar 5-10 tahun. Namun, dengan perawatan yang baik, murai batu betina dapat hidup lebih lama dari itu.

14. Habitat

Murai batu betina biasanya hidup di hutan-hutan tropis dan subtropis. Burung ini juga dapat ditemukan di daerah perkotaan, seperti taman-taman dan kebun-kebun.

15. Makanan

Murai batu betina biasanya memakan serangga, buah-buahan, dan biji-bijian. Burung ini juga dapat memakan nektar bunga.

Demikianlah ciri-ciri murai batu betina yang dapat kami sampaikan. Dengan memahami ciri-ciri ini, Anda dapat dengan mudah mengidentifikasi jenis kelamin murai batu dan membuat keputusan yang tepat saat memilih burung kicau untuk dipelihara.