Ciri-Ciri Telur Murai Batu Albino

Ciri-Ciri Telur Murai Batu Albino

Telur murai batu albino memiliki beberapa ciri-ciri khusus yang membedakannya dengan telur murai batu biasa. Ciri-ciri tersebut meliputi:

  • Warna: Telur murai batu albino berwarna putih bersih atau krem pucat. Tidak ada bintik-bintik atau garis-garis pada permukaan telur.
  • Ukuran: Telur murai batu albino berukuran sedikit lebih kecil daripada telur murai batu biasa. Panjang telur sekitar 2,5 cm dan lebarnya sekitar 1,8 cm.
  • Bentuk: Telur murai batu albino berbentuk oval memanjang. Ujung telur yang satu lebih runcing daripada ujung lainnya.
  • Permukaan: Permukaan telur murai batu albino halus dan mengkilap. Tidak ada pori-pori atau bintik-bintik kasar pada permukaan telur.
  • Berat: Telur murai batu albino memiliki berat sekitar 3 gram. Berat telur dapat bervariasi tergantung pada ukuran dan usia burung.

Cara Membedakan Telur Murai Batu Albino dengan Telur Murai Batu Biasa

Telur murai batu albino dapat dibedakan dengan telur murai batu biasa berdasarkan beberapa ciri-ciri berikut:

  • Warna: Telur murai batu albino berwarna putih bersih atau krem pucat, sedangkan telur murai batu biasa berwarna hijau kebiruan atau biru muda.
  • Ukuran: Telur murai batu albino berukuran sedikit lebih kecil daripada telur murai batu biasa.
  • Bentuk: Telur murai batu albino berbentuk oval memanjang, sedangkan telur murai batu biasa berbentuk oval bulat.
  • Permukaan: Permukaan telur murai batu albino halus dan mengkilap, sedangkan permukaan telur murai batu biasa agak kasar dan berpori-pori.
  • Berat: Telur murai batu albino memiliki berat sekitar 3 gram, sedangkan telur murai batu biasa memiliki berat sekitar 4 gram.

Perawatan Telur Murai Batu Albino

Telur murai batu albino memerlukan perawatan khusus agar dapat menetas dengan baik. Berikut ini adalah beberapa tips untuk merawat telur murai batu albino:

  • Inkubasi: Telur murai batu albino harus diinkubasi pada suhu 37-38 derajat Celcius. Telur dapat diinkubasi secara alami oleh induk burung atau menggunakan mesin tetas telur.
  • Kelembaban: Kelembaban udara di sekitar telur murai batu albino harus dijaga pada tingkat 50-60%. Kelembaban yang terlalu rendah dapat menyebabkan telur mengering dan mati, sedangkan kelembaban yang terlalu tinggi dapat menyebabkan telur membusuk.
  • Pembalikan: Telur murai batu albino harus dibalik secara berkala agar embrio di dalam telur dapat berkembang dengan baik. Telur dapat dibalik 2-3 kali sehari.
  • Penetasan: Telur murai batu albino biasanya akan menetas setelah 12-14 hari dierami. Setelah menetas, anakan murai batu albino harus dirawat dengan baik agar dapat tumbuh sehat dan kuat.

Harga Telur Murai Batu Albino

Harga telur murai batu albino bervariasi tergantung pada kualitas telur dan usia burung. Telur murai batu albino yang berkualitas baik dan berasal dari burung yang sudah dewasa dapat dijual dengan harga hingga jutaan rupiah.