Cara Ternak Burung Kenari Lokal

Cara Ternak Burung Kenari Lokal

Burung kenari (Serinus canaria) merupakan salah satu jenis burung kicau yang banyak dipelihara di Indonesia. Selain memiliki kicauan yang merdu, burung kenari juga memiliki warna bulu yang menarik. Bagi Anda yang ingin mencoba beternak burung kenari lokal, berikut ini adalah panduan lengkapnya.

1. Persiapan Kandang

Kandang untuk burung kenari harus berukuran cukup luas agar burung dapat bergerak dengan leluasa. Ukuran kandang yang ideal adalah panjang 60 cm, lebar 40 cm, dan tinggi 40 cm. Kandang dapat terbuat dari kawat besi atau kayu.

Pastikan kandang memiliki tempat bertengger yang cukup, wadah pakan dan air, serta alas kandang yang dapat menyerap kotoran burung. Bersihkan kandang secara teratur untuk menjaga kebersihan dan kesehatan burung.

2. Pemilihan Indukan

Indukan yang baik untuk diternakkan adalah burung kenari yang sehat, berumur sekitar 8-12 bulan, dan memiliki kicauan yang bagus. Pilihlah indukan jantan dan betina yang tidak memiliki hubungan kekerabatan untuk menghindari cacat genetik pada anakan.

3. Penjodohan

Penjodohan burung kenari dapat dilakukan dengan cara memasukkan burung jantan dan betina ke dalam satu kandang. Biarkan burung saling mengenal dan berinteraksi selama beberapa hari. Jika burung menunjukkan tanda-tanda tertarik, seperti saling berkicau dan mendekati, maka penjodohan berhasil.

4. Pembuatan Sarang

Setelah burung dijodohkan, siapkan bahan untuk membuat sarang. Bahan yang dapat digunakan antara lain serat kelapa, kapas, atau rumput kering. Letakkan bahan-bahan tersebut di dalam kandang agar burung dapat membangun sarangnya sendiri.

5. Pengeraman Telur

Setelah sarang selesai dibangun, burung betina akan mulai bertelur. Burung kenari biasanya bertelur 3-5 butir dalam satu periode bertelur. Telur akan dierami oleh burung betina selama sekitar 13-14 hari.

6. Perawatan Anakan

Setelah telur menetas, anakan burung kenari akan diasuh oleh kedua induknya. Anakan akan diberi makan berupa biji-bijian yang telah dilunakkan dan serangga kecil. Setelah anakan berumur sekitar 2 minggu, induk burung akan mulai mengajari mereka untuk terbang.

7. Pemisahan Anakan

Ketika anakan burung kenari sudah berumur sekitar 4-5 minggu, mereka dapat dipisahkan dari induknya. Anakan yang sudah dipisahkan dapat ditempatkan di kandang terpisah dan diberi pakan berupa biji-bijian dan sayuran.

8. Pemeliharaan Burung Kenari

Setelah burung kenari dewasa, perawatan yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut:

  • Berikan pakan berupa biji-bijian, sayuran, dan buah-buahan.
  • Sediakan air minum yang bersih dan segar.
  • Bersihkan kandang secara teratur.
  • Jemur burung kenari secara rutin untuk menjaga kesehatan dan memperindah warna bulunya.
  • Berikan vitamin dan mineral tambahan untuk menjaga kesehatan burung.

Tips Tambahan

  • Berikan perhatian khusus pada burung kenari yang sedang bertelur atau mengasuh anakan.
  • Hindari memberikan pakan yang terlalu banyak atau terlalu sedikit.
  • Jaga kebersihan dan kesehatan burung dengan memberikan obat cacing dan vaksin secara teratur.
  • Konsultasikan dengan dokter hewan jika burung kenari menunjukkan tanda-tanda sakit.

Dengan mengikuti panduan di atas, Anda dapat berhasil beternak burung kenari lokal. Burung kenari yang sehat dan terawat akan menghasilkan kicauan yang merdu dan warna bulu yang indah.