Cara Ternak Burung Cucak Ijo

Cara Ternak Burung Cucak Ijo

Pendahuluan

Cucak ijo (Chloropsis sonnerati) adalah salah satu jenis burung kicau yang populer di Indonesia. Burung ini memiliki suara kicauan yang merdu dan bervariasi, sehingga banyak digemari oleh para penggemar burung. Ternak burung cucak ijo dapat menjadi usaha yang menguntungkan, karena permintaan pasar yang tinggi dan harga jual yang cukup mahal. Berikut ini adalah panduan lengkap tentang cara ternak burung cucak ijo:

Pemilihan Indukan

Indukan yang baik sangat menentukan keberhasilan ternak burung cucak ijo. Pilihlah indukan yang sehat, memiliki suara kicauan yang bagus, dan tidak memiliki cacat fisik. Indukan jantan harus berusia minimal 1 tahun, sedangkan indukan betina minimal 6 bulan.

Pembuatan Kandang

Kandang untuk ternak burung cucak ijo harus cukup luas dan nyaman. Ukuran ideal kandang adalah panjang 1 meter, lebar 1 meter, dan tinggi 2 meter. Kandang harus dilengkapi dengan tempat bertengger, tempat makan, tempat minum, dan bak mandi. Pastikan kandang selalu bersih dan terhindar dari predator.

Pemberian Pakan

Pakan yang diberikan kepada burung cucak ijo harus berkualitas baik dan bervariasi. Pakan utama burung cucak ijo adalah buah-buahan, seperti pisang, pepaya, apel, dan mangga. Selain itu, berikan juga pakan tambahan berupa voer, jangkrik, ulat hongkong, dan kroto.

Perjodohan

Perjodohan burung cucak ijo dilakukan dengan cara menjodohkan indukan jantan dan betina yang sudah siap kawin. Masukkan kedua indukan ke dalam kandang yang sama dan biarkan mereka berinteraksi. Jika kedua indukan cocok, mereka akan saling mendekati dan mulai kawin.

Pengeraman Telur

Setelah kawin, indukan betina akan bertelur sebanyak 2-3 butir. Indukan betina akan mengerami telur selama sekitar 12-14 hari. Selama masa pengeraman, pastikan kandang tetap tenang dan tidak terganggu.

Penetasan Anak

Setelah telur menetas, anak burung akan diberi makan oleh kedua induknya. Anak burung akan mulai belajar terbang pada usia sekitar 1 bulan. Pada usia 2-3 bulan, anak burung sudah bisa dipisahkan dari induknya dan dipindahkan ke kandang sendiri.

Pemeliharaan Anak Burung

Anak burung cucak ijo harus dipelihara dengan baik agar tumbuh sehat dan memiliki suara kicauan yang bagus. Berikan pakan yang berkualitas baik dan bervariasi, serta jaga kebersihan kandang. Anak burung juga perlu dilatih kicauan secara rutin agar memiliki suara kicauan yang merdu.

Penjualan Burung

Burung cucak ijo yang sudah dewasa dan memiliki suara kicauan yang bagus dapat dijual dengan harga yang cukup tinggi. Pasarkan burung melalui berbagai media, seperti media sosial, pasar burung, atau toko hewan peliharaan.

Tips Tambahan

  • Berikan perawatan kesehatan yang baik kepada burung cucak ijo, seperti vaksinasi dan pengobatan cacing.
  • Jaga kebersihan kandang dan lingkungan sekitar agar burung terhindar dari penyakit.
  • Berikan perhatian dan kasih sayang kepada burung agar burung merasa nyaman dan stres.
  • Konsultasikan dengan dokter hewan atau peternak berpengalaman jika mengalami masalah dalam beternak burung cucak ijo.

Kesimpulan

Ternak burung cucak ijo dapat menjadi usaha yang menguntungkan jika dilakukan dengan baik dan benar. Dengan mengikuti panduan di atas, Anda dapat berhasil beternak burung cucak ijo dan menghasilkan keuntungan yang maksimal.